Showing posts with label Materi Akuntansi. Show all posts
Showing posts with label Materi Akuntansi. Show all posts

2 Elemen Utama Pada Akun Pasiva

Liabilitas Dan Modal Pada Akun Pasiva

https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/liabilitas-dan-modal-pada-akun-pasiva.html
       Ada 2 elemen utama yang ada pada akun Pasiva,yaitu Hutang (Liabilities) dan Modal (Equity) .dan 2 elemen akun pasiva ini termasuk golongan akun Rill.
Untuk akun Hutang/kewajiban (Liabilities) di klasifikasikan kedalam tiga kelompok yaitu :

Hutang/kewajiban Lancar  
Hutang/kewajiban jangka panjang  
hutang/kewajiban Lain-lain  

Hutang Lancar (Current liabilities)  

Pengertian Hutang lancar atau juga bisa di sebut hutang jangka pendek adalah kewajiban yang harus dilunasi dalam waktu tidak lebih dari satu tahun,atau siklus normal operasi perusahaan.Contohnya sebagai berikut :

1.Hutang usaha (account payable) adalah kewajiban yang harus dilunasi atas transaksi    pembelian barang/jasa secara kredit.

2.Hutang wesel /wesel bayar (notes payable) adalah janji tertulis untuk membayar kepada pihak lain dalam jumlah tertentu dan pada tanggal yang telah ditetapkan.

3.Hutang beban (Load debt) adalah kewajiban membayar karena perusahaan sudah menerima manfaatnya, seperti hutang bunga (interest payable),Hutang gaji (salary Payable) dan hutang sewa (rent payable). 

4.Pendapatan diterima di muka(prepaid income) adalah pendapatan yang belum merupakan hak, tetapi sudah diterima pembayarannya, Contohnya sewa diterima di muka dan bunga diterima di muka. 

Hutang Jangka Panjang (Long Term Liabilities

Hutang jangka panjang (long term Liabilities) adalah kewajiban yang dilunasi dalam waktu lebih dari satu tahun atau satu siklus normal operasi perusahaan. Jenis hutang jangka panjang, di antaranya: 

1.Hutang hipotek (mortage payable) adalah pinjaman jangka panjang dengan jaminan aktiva tetap. 

2.Hutang obligasi (bond payable) adalah pinjaman jangka panjang yang timbul karena perusahaan menjual/mengeluarkan surat-surat obligasi. ( Obligasi adalah surat bukti yang menyatakan bahwa pemegang obligasi meminjamkan sejumlah uang kepada perusahaan yang mengeluarkan obligasi tersebut ) . Pemegang obligasiakan mendapatkan bunga tetap secara berkala yang disebut kupon. 

3.Kredit investasi adalah pinjaman jangka panjang yang diterima dari bank atau lembaga keuangan lain yang digunakan untuk perluasan perusahaan.

Hutang Lain-lain (Other Liabilities)

 Hutang lain-lain adalah meliputi semua kewajiban yang tidak sesuai untuk di klasifikasikan sebagai hutang lancar dan hutang jangka panjang. Contonya : uang jaminan yang diterima dari pelanggan . 

 Modal (Equity

Modal (Equity) adalah hak pemilik atas aktiva perusahaan yang merupakan kekayaan bersih (jumlah aktiva dikurangi kewajiban). Ekuitas terdiri dari setoran pemilik dari laba yang ditahan (retained earning).Akun Modal ini juga termasuk golongan Pasiva.Untuk Pemberian nama akun ekuitas bergantung dari jenis perusahaannya.
https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/2-elemen-utama-pada-akun-pasiva.html

Baca Juga : 5 Golongan Harta Pada Akun Aktiva

5 Jenis Harta Golongan Aktiva

Akun Golongan Aktiva

https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/5-jenis-harta-golongan-aktiva.html
Harta dalam akuntansi adalah sumber-sumber ekonomi (kekayaan perusahaan) dan diharapkan manfaatnya di masa yang akan datang. Harta juga bisa diartikan kekayaan suatu perusahaan yang berwujud maupun tidak berwujud dan dapat dinilai dengan uang untuk kelancaran operasional perusahaan.ada.ada beberapa jenis harta dalam perusahaan ,di antaranya :

Harta Lancar (Current Assets
Investasi Jangka Panjang (Long Invesment
Harta Tetap (Fixed Assets
Harta Tak Berwujud (Intangible Assets
Harta Lain-lain (Other Assets)

Harta Lancar (Current Assets)

 Yang dimaksud dari harta lancar adalah uang tunai yang ada di perusahaan maupun yang disimpan di bank, harta tersebut di harapkan menjadi uang atau dikonsumsikan dalam jangka waktu satu tahun selama kegiatan normal perusahaan. Contohnya: Kas , piutang dagang, wesel tagih, barang dagangan, beban-beban yang dibayar dimuka, pendapatan yang akan diterima, surat-surat berharga.

Investasi Jangka Panjang (Long Invesment)

 Investasi jangka panjang adalah salah satu cara dalam mengembangkan jumlah uang atau harta . Sederhananya,untuk memperoleh keuntungan di masa yang akan datang ,biasanya di dalm perusahaan berinvestasi dengan penambahan modal pada perusahaan lain dengan tujuan memperoleh keuntungan di kemudian hari sesuai dengan kesepakatan.
Contohnya: Investasi saham, Investasi Obligasi, Investasi Tanah

Harta Tetap (Fixed Assets

Harta tetap adalah harta berwujud yang jangka waktu perputaranya lebih dari 1 tahun,untuk bertujuan digunakan dalam menjalankan perusahaan.Beberapa jenis Harta tetap atau harta berwujud memiliki estimasi umur pemakaian atau adanya Penyusutan .
Contoh Harta tetap adalah: Tanah (Land), Gedung (Building), mobil, inventaris .

Harta Tak Berwujud (Intangible Assets

aktiva tidak berwujud dapat di artikan harta atau hak yang sifatnya jangka panjang tetapi tidak ada wujudnya. Contohnya: Goodwill, Hak Paten, Hak Cipta, Merk dagang.

Harta Lain-lain (Other Assets

Maksud dari Harta Lain-lain adalah yang tidak di golongkan dalam keempat golongan di atas,karena mempunya sifat-sifat yang khusus. Contohnya: Proyek gedung yang belum selesai, beban riset dan pembangunan, pendapatan bunga, pendapatan sewa, deviden, dan lain sebagainya.

 Baca juga : Penyusutan Aktiva Tetap

 

Persamaan Dasar Akuntansi Lengkap

Persamaan Akuntansi

         Secara garis besar Persamaan akuntansi adalah alat yang digunakan sebagai dasar analisis yang menunjukan antara Harta (aktiva) ,Kewajiban dan Modal (Pasiva).
https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/perbedaan-biaya-dan-beban.html

Aktiva = Pasiva 


Harta (Aktiva)

           Harta / aktiva adalah sumber ekonomik yang di miliki oleh perusahaan yang akan memberi manfaat dan keuntungan di masa yang akan datang.Akun-akun yang ada pada aktiva Merupakan akun yang akan digunakan untuk membuat laporan Neraca. Contoh Akun-akun Aktiva : Kas,persediaan barang dagangan,perlengkapan kantor,peralatan kantor,tanah,piutang ,dan lain sebagainya .

Hutang dan modal ( Pasiva

         Pasiva terdiri dari dua akun utama,yaitu hutang perusahaan yang sering di sebut dengan istilah kewajiban atau liabilities.dan yang ke dua adalah modal ( owner equity ).2 Elemen Utama Akun Pasiva Jika persamaan di atas di kembangkan,dengan memasukan kedua unsur di atas kedalamnya,maka akan di peroleh persamaan sebagai berikut :

Harta = Hutang + Modal

        Di dalam persamaan akuntansi,hutang atau kewajiban selalu di letakan di depan modal,karena dengan alasan kreditur juga mempunyai hak preferensi atas harta (aktiva) perusahaan.Dan sisanya merupakan hak pemilik, Untuk lebih jelasnya lihat tabel di bawah ini :

Harta – Hutang = Modal Pemilik

          Jadi pada dasarnya semua transaksi perusahaan baik yang sederhana sampai dengan yang bersifat komplek dapat di identifikasikan sebagai perubahan yang menyangkut ketiga unsur dasar persamaan akuntansi.akibat adanya perubahan dalam persamaan akuntansi dapat diamati dari beberapa jenis transaksi.Berikut Beberapa Contoh suatu transaksi yang mempengaruhi persamaan akuntansi

Transaksi 1 

 Bapak Hardi membuka usaha toko komputer dengan nama ‘’ Hardi Com ‘’ dan menyetorkan uang pribadinya senilai 200.000.000 sebagai modal toko komputer


https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/perbedaan-biaya-dan-beban.html

       Transaksi di atas tersebut mengakibatkan kenaikan harta (aktiva),dalam hal ini Kas 200.000.000 dan modal  Bapak Hardi 200.000.000.Dari transaksi tersebut,dalam persamaan akuntansi di sisi kiri harus sama dengan sisi kanan.

Transaksi 2 

       Bapak Hardi menyewa sebuah Ruko yang akan di gunakan untuk toko komputer senilai 20.000.000 untuk waktu 2 Tahun. Pengaruh terhadap persamaan akuntansi nya adalah sebagai berikut :


https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/perbedaan-biaya-dan-beban.html
       Transaksi tersebut akan merubah komposisi aktiva,dalam hal ini kas berkurang senilai 20.000.000 Dan aktiva lain yaitu uang muka sewa 20.000.000,sementara modal bapak Hardi tidak berpengaruh sama sekali.

Catatan : Saldo kedua di dalam persamaan akuntansi harus seimbang (Balance)

Di bawah ini adalah catatan kecil agar di kedua sisi tersebut selalu seimbang (Balance

Harta (Asset) bertambah = Debet 
Harta ( Asset ) Berkurang = Kredit 
Hutang ( Liability ) Bertambah = Kredit 
Hutang ( Liability ) Berkurang = Debet 
Modal ( Equity ) Bertembah = Kredit 
Modal ( Equity ) Berkurang = Debet 
Pengambilan pribadi (Prive) bertambah = Debet 
Pengambilan pribadi (Prive) berkurang = Kredit


Perbedaan Biaya Dan Beban

Cost Vs Expense


https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/perbedaan-biaya-dan-beban.html
      Biaya (cost) dan beban (expense) adalah dua hal yang berbeda karakteristiknya.
Dalam definisi Biaya (Cost) adalah pengorbanan sumber ekonomis yang diukur dalam satuan uang yang telah terjadi atau kemungkinan akan terjadi untuk mencapai tujuan tertentu. Biaya ini belum habis masa pakainya dan digolongkan sebagai aktiva. Contoh :
Biaya asuransi,biaya sewa,Perlengkapan yang belum di gunakan. 
Untuk definisi Beban (Expense) adalah penurunan manfaat ekonomi selama satu periode akuntasi dalam bentuk arus kas keluar atau berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban mengakibatkan penurunan ekiutas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanaman modal.garis besar nya adalah biaya yang telah memberikan manfaat dan sekarang yang telah habis.Contohnya :Beban Penyusutan,beban pemasaran,beban-beban biaya operasional,dan lain sebagainya.
       Tak sedikit yang masih bingung bagaimana membedakan antara biaya dan beban dalam laporan keuangan,
Secara garis besar biaya dan beban adalah :

Biaya (Cost)

Biaya yang belum di nikmati atau yang belum di pakai dan yang dapat memberikan manfaat di masa yang akan datang,untuk periodenya lebih dari satu tahun dan merupakan pengeluaran modal (capital expenditure)  .Biaya tersebut terletak dalam laporan keuangan Neraca,dan di kelompokan sebagai harta (Assets).

Beban (expense

Pengeluaran atau Biaya yang telah terpakai dan tidak dapat memberikan manfaat lagi dimasa yang akan datang,untuk periodenya kurang dari satu tahun,dan merupakan pengeluaran pendapatan (revenue expenditure).Beban tersebut terletak dalam laporan keungan Laba rugi (L/R).


Fungsi Dan Contoh Laporan Neraca Lengkap

https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/fungsi-dan-contoh-laporan-neraca-lengkap.html

Laporan posisi keuangan (balance sheet atau statement of financial position) atau yang di sebut sebagai Neraca adalah suatu bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan atau entitas bisnis yang di hasilkan dalam suatu periode akuntansi,dimana menunjukkan posisi atas keuangan perusahaan tersebut pada akhir periode akuntansi tersebut yang bisa menjadi dasar dalam menghasilkan keputusan bisnis.

Struktur Dan Unsur Neraca 

Posisi Neraca Keuangan terdiri atas Dua pos yaitu Aktiva dan Pasiva ,dan Dua pos tersebut terdiri atas 3 unsur yang terdiri atas aset (aktiva), dan pada pos Pasiva terdiri atas kewajiban atau hutang (liabilitas), dan ekuitas atau modal (equity). ketiganya di hubungan dengan prinsip persamaan dasar akuntansi berikut:

Aktiva = Kewajiban (Hutang) + Modal
https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/fungsi-dan-contoh-laporan-neraca-lengkap.html
          informasi yang bisa disajikan di dalam laporan neraca di adalah, posisi atas sumber kekayaan perusahaan atau entitas dan sumber dari pembiayaan untuk mendapatkan atau memperoleh kekayaan perusahaan tersebut didalam suatu periode akuntansi. baik dalam bulan atau tahunan.

Manfaat Atau Fungsi Laporan Neraca

  • Sebagai alat untuk menganalisis fleksibilitas keuangan.atau laporan neraca keuangan dapat sebagai alat yang dapat di gunakan pihak perusahaan untuk pengambilan sebuah keputusan. Dimana keputusan tersebut berhubungan dengan tindakan ke depannya.  
  • Digunakan untuk menganalisis likuiditas. Dalam hal ini nantinya akan menunjukkan informasi dan kemampuan yang dimiliki perusahaan dalam melunasi segala kewajiban jangka pendek nya dengan kondisi harta likuid yang dimilikinya.
  • Alat untuk menganlisis solvabilitas. Dalam hal ini dapat menunjukkan informasi kemampuan perusahaan untuk dapat segera mengambil keputusan melunasi hutang yang dimiliki. Hutang hutang atau kewajiban perusahaan ini di harap dapat terbayar lunas sebelum atau pun tepat di tanggal jatuh tempo.
secara garis besar
manfaat dan  kegunaan neraca ialah untuk menilai resiko perusahaan, namun selain untuk menilai resiko perusahaan, neraca juga dapat digunakan untuk meramalkan atau menilai arus kas di masa depan suatu perusahaan.

Contoh Neraca :

https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/11/fungsi-dan-contoh-laporan-neraca-lengkap.html


Pengertian Job Costing

https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/10/pengertian-job-costing.html

  Job Costing bisa di artikan mengumpulkan biaya-biaya pesanan menjadi suatu produk .atau sistem kalkulasi biaya berdasarkan pesanan dimana biaya yang dikumpulkan akan dibebankan ke unit produksi. Kunci dari perhitungan biaya berdasarkan pesanan (job costing) adalah biaya suatu pekerjaan berbeda dari pekerjaan lainnya, dan harus tetap ditelusuri secara terpisah.

 Pendekatan Costing

  • Actual Costing : ini adalah costing yang secara nyata terjadi. Actual costing hanya dapat dihitung pada akhir periode akuntansi. Oleh karena itu sulit sekali menggunakan Actual Costing untuk menghitung pembebanan overhead.Sebagai contoh ada proses produksi yang menggunakan 8 jam kerja dalam 1 hari, bagaimana pembebanan listrik untuk aktivitas ini.Mungkin menghitung nya bisa menggunakan KWH.Tapi tidaklah efisien ,kecuali di lakukan aktivitas uji coba pembuatan 1 produk terlebih dahulu,tapi bagaimana jika produknya sesuai dengan pesanan,sangat sulit pendekatan actual costing di gunakan
  • Normal costing : adalah cara pembebanan biaya tidak langsung (Biaya yang tidak mudah di telusuri)dengan cara mengalokasikan biaya menggunakan Unit driver atau pemicu biaya yang telah ditetapkan. Alokasi ini merupakan hasil perhitungan yang telah di ambil dari data tahun lalu.Misalnya pada tahun lalu telah dihitung bahwa setiap 1 jam, maka overhead yang terjadi adalah 200.000 rupiah.Dari dasar ini, setiap kali melakukan aktivitas produksi maka akan dihitung overheadnya sebesar 200.000 dikalikan jumlah jam yang digunakan

Karakteristik perusahaan yang menggunakan job costing adalah :

  1. Perusahaan memproduksi berbagai macam produk sesuai dengan spesifikasi pemesanan.  
  2. Biaya produksi digolongkan berdasarkan hubungannya dengan produk menjadi biaya produksi langsung dan biaya produksi tidak langsung.  
  3. Biaya produksi langsung terdiri biaya bahan baku dan biaya tenaga kerja langsung.  
  4. Biaya produksi langsung diperhitungkan sebagai beban pokok produksi pesanan tertentu berdasarkan biaya yang sesungguhnya terjadi.  
  5. Beban pokok produksi per unit dihitung pada saat pesanan selesai diproduksi dengan cara membagi jumlah biaya produksi yang dikeluarkan untuk pesanan tersebut dengan jumlah unit produk yang dihasilkan dalam pesanan yang bersangkutan. 

Manfaat dari penggunaan job costing bagi pihak manajemen adalah :

  •  Menentukan harga jual yang akan dibebankan kepada pelanggan.
  • Mempertimbangkan dalam hal menerima atau menolak pesanan.
  • Memantau realisasi biaya produksi. 
  • Menghitung laba atau rugi dari tiap pesanan. 
  • Menentukan beban pokok persediaan produk jadi dan produk dalam proses yang akan disajikan dalam neraca.

 Langkah – langkah dalam perhitungan job costing yaitu :  

  • Identifikasi pekerjaan yang dipilih sebagai obyek biaya Agar rincian dari perhitungan biaya berdasarkan pesanan sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan, maka harus diidentifikasi pekerjaan sesuai dengan obyek biaya.
  •  Identifikasi biaya langsung pekerjaan Dalam mengidentifikasi biaya manufaktur, yang dikategorikan menjadi biaya manufaktur langsung yaitu bahan baku langsung dan tenaga kerja manufaktur langsung.  
  • Pilih dasar alokasi biaya yang digunakan untuk mengalokasikan biaya tidak langsung ke pekerjaan Biaya manufaktur tidak langsung adalah biaya – biaya yang diperlukan untuk menjalankan suatu pekerjaan namun tidak dapat dilacak langsung ke pekerjaan tertentu.  
  • Identifikasi biaya tidak langsung yang terkait dengan setiap dasar alokasi biaya Alokasi tunggal berdasarkan jam kerja tenaga manufaktur langsung dapat digunakan untuk mengalokasikan biaya manufaktur tidak langsung bagi produk.
  • Hitung tarif per unit dari setiap dasar alokasi biaya yang digunakan untuk mengalokasikan biaya tidak langsung ke pekerjaan.  
  • Hitung biaya tidak langsung yang dialokasikan ke pekerjaan Biaya tidak langsung dari suatu pekerjaan dihitung dengan mengalihkan kuantitas aktual dari setiap dasar alokasi biaya (satu dasar alokasi untuk setiap pool) yang terkait dengan pekerjaan itu dengan tarif biaya tidak langsung dari setiap dasar alokasi biaya.
  •   Hitung biaya total pekerjaan dengan menambahkan seluruh biaya langsung dan tidak langsung yang dibebankan ke pekerjaan. Seluruh biaya yang terkait seperti manufaktur langsung yang meliputi bahan baku langsung dan tenaga kerja manufaktur langsung, serta biaya manufaktur tidak langsung.
Persamaan Proses Costing dan Job Costing adalah tujuan utama kedua sistem tersebut membebankan biaya bahan baku, tenaga kerja dan overhad produk dan memberikan mekanisme perhitungan biaya per unit.

Perbedaan Job Costing dan Proses Costing


https://air-mata-daun.blogspot.com/2018/10/pengertian-job-costing.html

Ads